Direktur Keuangan Perum Bulog Sebut Butuh Anggaran hingga Sèbesar Rp57 Triliun untuk Serap Beras

- Pewarta

Sabtu, 25 Januari 2025 - 07:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Keuangan Bulog Iryanto Hutagaol. (Dok. bulog.co.id)

Direktur Keuangan Bulog Iryanto Hutagaol. (Dok. bulog.co.id)

TEKSNEWS.COM – Perum Bulog menyatakan butuh anggaran hingga Rp57 triliun untuk memenuhi target baru serapan beras yang ditetapkan oleh pemerintah sebesar 3 juta ton.

Angka tersebut berasal dari akumulasi dari sisa stok yang dimiliki sebesar 1,7 juta ton ditambah target terbaru 3 juta ton.

Kemudian dikalikan harga pembelian pemerintah (HPP) dari penggilingan yang sebesar Rp12.000 per kilogram.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Direktur Keuangan Bulog Iryanto Hutagaol menjelaskan hal tersebut dalam keterangannga di Jakarta, Rabu (23/1/2025)

“Kalau kita hitung harga Rp12.000 per kilogram, artinya 4,7 juta ton kali Rp12.000.”

“Kurang lebih Rp57 triliun harus kita sediakan dalam waktu mengolah bisnis ini,” kata dia.

Iryanto mengatakan saat ini pihaknya tengah melakukan pembicaraan dengan pemerintah terkait bantuan pendanaan yang lebih terstruktur.

“Saat ini kita dibantu perbankan. Kalau struktur kita dibantu oleh pemerintah.”

“Nanti pemerintah sebagian memberikan APBN-nya langsung kepada kita,” katanya pula.

Lebih lanjut, dikatakannya, meski tugas yang diberikan berat, namun pihaknya memiliki komitmen.

Umtuk menuntaskan target yang diberikan, sehingga selama ini Perum Bulog tetap bertahan.

“Selama ini kita survive, walaupun dengan beban yang begitu berat, harus meminjam dengan bank.”

“Namun itu adalah konsekuensi. Tapi kita bisa melaksanakan tugas ini dengan baik,” kata dia.

Sebelumnya, Perum Bulog menyatakan bisa memenuhi target serapan beras hingga 70 persen dari target awal yang sebesar 2 juta ton pada periode puncak panen yakni bulan Februari hingga Mei 2025.

“Karena di puncak panen itu harapannya bisa menyerap 70 persen,” kata Direktur Utama Perum Bulog Wahyu Suparyono.

Pihaknya memproyeksikan, produksi beras pada tahun 2025 akan mengalami puncak panen pada bulan Februari hingga Mei.

Apabila diakumulasikan pada puncak panen tersebut beras yang dihasilkan petani Indonesia mencapai lebih dari 15,8 juta ton.

Dari hasil produksi tersebut, pihaknya yakin bisa melakukan serapan hingga 70 persen atau sebesar 1,4 juta ton dari target awal yang sudah ditetapkan.***

Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Bisnisidn.com dan Koperasipost.com

Simak juga berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media Persda.com dan Jazirahnews.com

Informasi nasional dari pers daerah dapat dimonitor langsumg dari portal berita Heijakarta.com dan Hallopapua.com

Sedangkan untuk publikasi press release serentak di puluhan media lainnya, silahkan klik Persrilis.com atau Rilispers.com (150an media).

Untuk harga paket yang lebih hemat klik Rilisbisnis.com (khusus media ekbis) dan Jasasiaranpers.com (media nasional).

Kami juga melayani publikasi press release di jaringan Disway Group (100an media), dan ProMedia Network (1000an media), serta media lainnya.

Untuk informasi, hubungi WhatsApp Center Pusat Siaran Pers Indonesia (PSPI): 085315557788, 08557777888, 087815557788, 08111157788.

Pastikan juga download aplikasi Hallo.id di Playstore (Android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik. Media Hallo.id dapat diakses melalui Google News. Terima kasih.

 

Berita Terkait

Rahasia Sukses Undang Jurnalis Ekonomi untuk Liputan Acara Perusahaan
Dana Rp 1,5 Triliun untuk Serap Gula, Petani Masih Menanti Realisasi
Era Baru Komunikasi Digital Perusahaan Dengan Galeri Foto Pers
PHE ONWJ Targetkan Rampung Ganti Pipa Migas Bawah Laut Pada Awal 2026
Bagaimana Press Release Berbayar Membantu Reputasi Perusahaan Tetap Positif
Morris Capital Siap Bawa PIPA Ekspansi Global dan Produk Ramah Lingkungan Baru
Tumbuh 13,53 Persen, Pertanian Jadi Pilar Utama Ekonomi Indonesia 2025
IHSG Cetak Rekor Asia, Tapi Kesejahteraan Rakyat Masih Dipertanyakan
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Senin, 15 September 2025 - 06:13 WIB

Rahasia Sukses Undang Jurnalis Ekonomi untuk Liputan Acara Perusahaan

Jumat, 29 Agustus 2025 - 10:54 WIB

Dana Rp 1,5 Triliun untuk Serap Gula, Petani Masih Menanti Realisasi

Rabu, 20 Agustus 2025 - 11:53 WIB

Era Baru Komunikasi Digital Perusahaan Dengan Galeri Foto Pers

Selasa, 12 Agustus 2025 - 14:48 WIB

PHE ONWJ Targetkan Rampung Ganti Pipa Migas Bawah Laut Pada Awal 2026

Senin, 11 Agustus 2025 - 06:13 WIB

Bagaimana Press Release Berbayar Membantu Reputasi Perusahaan Tetap Positif

Berita Terbaru