Suarakan Perdamaian dan Persatuan Negara Berkembang, Menlu Sugiono ke KTT BRICS Plus di Rusia

- Pewarta

Rabu, 23 Oktober 2024 - 07:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono. (Instagram.com @sugiono_56)

Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono. (Instagram.com @sugiono_56)

TEKSNEWS.COM – Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono akan menyuarakan pesan perdamaian dan solidaritas antara negara-negara berkembang.

Dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS Plus di Kazan, Rusia, pada 23-24 Oktober.

Kunjungan Sugiono ke Rusia sebagai Utusan Khusus Presiden RI Prabowo Subianto merupakan kunjungan resmi perdananya.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Usai dilantik sebagai Menlu RI pada Senin (21/10/2024), demikian menurut pernyataan tertulis Kemlu RI yang diterima di Jakarta, Selasa (22/10/2024)

Kemlu RI juga memastikan Menlu Sugiono berangkat ke Rusia bersama Direktur Jenderal Kerja Sama Multilateral Kemlu RI Tri Tharyat dan anggota delegasi lainnya.

KTT BRICS ke-16 di Kazan, Rusia, akan dihadiri perwakilan 32 negara, 24 di antaranya diwakili oleh kepala negara.

Sementara delapan lainnya mengirim pejabat tinggi. Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres juga dilaporkan menerima undangan Rusia menghadiri konferensi tersebut

“Dalam KTT BRICS Plus, Indonesia akan menyuarakan pesan penting perdamaian serta menyerukan pentingnya negara-negara berkembang dan negara-negara Selatan (Global South) untuk bersatu.”

“Meningkatkan solidaritas, serta memainkan peran pentingnya dalam menciptakan tatanan dunia yang lebih inklusif, adil, dan setara,” ucap Kemlu RI.

Menurut Kemlu, kehadiran Menlu Sugiono dalam agenda itu menegaskan komitmen Indonesia.

Berperan aktif di kancah internasional dan memperkuat hubungan dengan semua negara, termasuk negara anggota BRICS.

Terlebih pula, anggota-anggota BRICS yang awalnya terdiri dari Brazil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan.

Telah bertambah dengan bergabungnya negara baru seperti Uni Emirat Arab, Iran, Mesir, dan Ethiopia.

Kehadiran Indonesia dalam KTT BRICS pekan ini adalah untuk memenuhi undangan Rusia sebagai pemegang Presidensi BRICS tahun ini.

Indonesia juga sudah beberapa kali diundang untuk mengikuti agenda KTT BRICS selama beberapa tahun terakhir.

Selain negara-negara anggota BRICS, Rusia juga telah mengundang negara-negara non anggota BRICS serta sejumlah organisasi internasional.

Seperti Persemakmuran Negara-Negara Merdeka (CIS) dan Organisasi Kerja Sama Shanghai (SCO).

Selain menghadiri KTT BRICS Plus, Menlu Sugiono dijadwalkan juga akan melakukan pertemuan bilateral dengan sejumlah negara sahabat untuk membahas isu bilateral, regional, maupun global.***

Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Bisnispost.com dan Infoekonomi.com

Jangan lewatkan juga menyimak berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media Harianmalang.com dan Malukuraya.com

Sedangkan untuk publikasi press release serentak di puluhan media lainnya, klik Rilisbisnis.com (khusus media ekbis) dan Jasasiaranpers.com (media nasional)

Atau hubungi langsung WhatsApp Center Rilispers.com (Pusat Siaran Pers Indonesia /PSPI): 085315557788, 087815557788, 08111157788.

Klik Persrilis.com untuk menerbitkan press release di portal berita ini, atau pun secara serentak di puluhan, ratusan, bahkan 1.000+ jaringan media online.

Pastikan juga download aplikasi Hallo.id di di Playstore (Android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik. Media Hallo.id dapat diakses melalui Google News. Terima kasih.

Berita Terkait

Produksi Pangan RI Aman dan Kuat, Prabowo Tegaskan Kedaulatan Pangan Bangsa
Penutupan FORNAS VIII Jadi Pesta Rakyat Terbesar di NTB 2025
Bos Migas Riza Chalid Asyik Ngopi di KL, Jaksa Masih Sibuk Nego
Prabowo Umumkan Kesepakatan Perdagangan RI-AS dengan Trump di Instagram
Prabowo–Lula Perkuat Kerja Sama Perdagangan Bebas Lewat Diplomasi Personal
Topan Ginting Simpan Senpi, Bobby Nasution Tak Mau Ikut Campur!
Duit Haram Sawit Disita! Kejagung Bantai Korporasi Musim Mas & Permata Hijau
Situasi Iran Memburuk, 97 WNI Sudah Dievakuasi, Ratusan Lainnya Menyusul
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Kamis, 7 Agustus 2025 - 07:19 WIB

Produksi Pangan RI Aman dan Kuat, Prabowo Tegaskan Kedaulatan Pangan Bangsa

Kamis, 31 Juli 2025 - 09:34 WIB

Penutupan FORNAS VIII Jadi Pesta Rakyat Terbesar di NTB 2025

Jumat, 18 Juli 2025 - 09:21 WIB

Bos Migas Riza Chalid Asyik Ngopi di KL, Jaksa Masih Sibuk Nego

Rabu, 16 Juli 2025 - 15:21 WIB

Prabowo Umumkan Kesepakatan Perdagangan RI-AS dengan Trump di Instagram

Kamis, 10 Juli 2025 - 14:21 WIB

Prabowo–Lula Perkuat Kerja Sama Perdagangan Bebas Lewat Diplomasi Personal

Berita Terbaru

logo

Pers Rilis

BDx Indonesia Dukung Komunitas Terdampak Banjir di Sumatra

Senin, 2 Feb 2026 - 02:00 WIB