Xinhua Silk Road: Delegasi Teh Fu Xianyang Kunjungi Kedutaan Lima Negara di Beijing untuk Mempromosikan Budaya Teh Tiongkok

- Pewarta

Kamis, 2 April 2026 - 02:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BEIJING, 2 April 2026 /PRNewswire/ — Delegasi dari Kota Xianyang, Provinsi Shaanxi, Tiongkok Barat Laut, berkunjung ke kedutaan besar Pakistan, Peru, Maroko, Türkiye, dan Fiji di Beijing pada 16-19 Maret untuk mempromosikan Teh Fu Xianyang, sejenis teh hitam khas Tiongkok yang memiliki sejarah lebih dari 600 tahun. Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya memperluas kehadiran teh tersebut di pasar internasional.


ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Delegasi tersebut dipimpin oleh Shi Yaodong, Wakil Ketua Komite Kota Xianyang dari Sidang Permusyawaratan Politik Rakyat Tiongkok. Ia bertemu dengan perwakilan diplomatik senior dari lima negara selama empat hari.

Teh Fu diproduksi di Kabupaten Jingyang, Xianyang, dan memiliki ciri khas berupa jamur emas alami yang disebut "Jin Hua" (Eurotium cristatum). Jamur ini banyak mengandung asam amino, vitamin, dan unsur mikro, serta berkembang di dalam teh padat berbentuk balok dalam kondisi tertentu.

Teknik produksi teh ini telah tercantum dalam daftar warisan budaya takbenda nasional Tiongkok pada 2021 dan Daftar Representatif Warisan Budaya Takbenda UNESCO pada 2022.

Saat ini, Teh Fu Xianyang mencakup 65 produk dalam lima kategori, dengan kapasitas produksi tahunan lebih dari 30.000 ton dan total nilai penjualan yang menembus RMB 3 miliar. Teh ini telah diekspor ke lebih dari 40 negara dengan valuasi merek yang diperkirakan mencapai RMB 6,662 miliar.

Dalam kunjungan tersebut, perwakilan dari masing-masing negara menyoroti keterkaitan yang telah terjalin dengan budaya teh Tiongkok.

Duta Besar Maroko, Abdelkader El Ansari, menyatakan, Maroko merupakan salah satu importir terbesar teh hijau Tiongkok di dunia. Duta Besar Türkiye, Selçuk Ünal, menekankan peran teh sebagai penghubung penting di Jalur Sutra kuno. Menteri Ekonomi Pakistan, Aslam Chaudhary, membandingkan Teh Fu dengan teh tradisional dari wilayah utara Pakistan. Sementara itu, Konsul Jenderal Peru, Jorge García, menyoroti komunitas Tionghoa-Peru sebagai dasar hubungan budaya dan perdagangan. Duta Besar Fiji, Robert Lee, menyatakan, iklim dan tanah di negaranya berpotensi untuk budidaya teh Tiongkok.

"Teh adalah simbol perdamaian, persahabatan, dan keterbukaan," ujar Shi. "Kami berharap Teh Fu dapat menjadi jembatan antara Xianyang dan masyarakat dunia."

Tautan Artikel: https://en.imsilkroad.com/p/349989.html

Berita Terkait

Bagaimana Cara Merawat Para Pengasuh? NCCN Meluncurkan Panduan Penting untuk Mendukung Orang-orang Terkasih yang Mengidap Kanker
Laporan EY Ungkap SATTE Hasilkan Dampak Ekonomi Sebesar ₹3000 Crore, Memperkuat Posisinya Sebagai Gerbang Menuju Pasar Pariwisata India
Pendiri dan CEO Envision Lei Zhang Raih Penghargaan “Sustainability Trailblazer” di Ajang Reuters Global Sustainability Awards 2026
Dari Antusiasme Konsumen hingga Kepercayaan Mitra, Bagaimana Mixue Indonesia Terus Memperluas Jangkauan?
EnerAI Perkenalkan Solusi Pasokan Daya untuk Pusat Data AI di Ajang ICBE&S 2026 Malaysia
Changhong Indonesia Buka Gerai Perdana di Palembang, Perkuat Ekspansi dengan Strategi Peralatan Rumah Tangga Terintegrasi
Deteksi hingga Tangani Keluhan Lebih Cepat, RedDoorz Andalkan AI Demi Kenyamanan Tamu
GEEKOM Pamerkan Teknologi Komputasi AI Lokal, Mini PC Berperforma Tinggi, dan Laptop Ultratipis di INDOCOMTECH 2026
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:07 WIB

Bagaimana Cara Merawat Para Pengasuh? NCCN Meluncurkan Panduan Penting untuk Mendukung Orang-orang Terkasih yang Mengidap Kanker

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:19 WIB

Laporan EY Ungkap SATTE Hasilkan Dampak Ekonomi Sebesar ₹3000 Crore, Memperkuat Posisinya Sebagai Gerbang Menuju Pasar Pariwisata India

Selasa, 27 Oktober 2026 - 07:39 WIB

Pendiri dan CEO Envision Lei Zhang Raih Penghargaan “Sustainability Trailblazer” di Ajang Reuters Global Sustainability Awards 2026

Selasa, 27 Oktober 2026 - 07:10 WIB

Dari Antusiasme Konsumen hingga Kepercayaan Mitra, Bagaimana Mixue Indonesia Terus Memperluas Jangkauan?

Selasa, 27 Oktober 2026 - 03:20 WIB

EnerAI Perkenalkan Solusi Pasokan Daya untuk Pusat Data AI di Ajang ICBE&S 2026 Malaysia

Berita Terbaru